Sabtu, 20 Agustus 2016

Etika di Masjid





1.     Berdo’a di saat ingin ke Masjid
Berdasarkan hadits Ibnu Abbas r.a beliau menyebutkan, bahwa Rasulullah saw. apabila beliau keluar rumah untuk pergi sholat ke Masjid beliau berdo’a :
“Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, dan cahaya pada lisanku, jadikanlah cahaya pada pendengaranku dan cahaya pada penglihatanku, jadikanlah cahaya dibelakangku, dan cahaya dari atasku, dan cahaya dari bawahku. Ya Allah, anugerahilah aku cahaya” (HR. Muttafaq ‘alaih)

2.     Berdo’a saat masuk dan keluar Masjid
Nabi saw. masuk masjid dengan mendahului kaki kanan dan beliau berdo’a :
“Allahummaf tahli abwaaba rahmatika” Artinya ; Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu (HR.Muslim)
Dan Nabi saw. keluar masjid menggunakan kaki kiri dan beliau berdo’a :
“Allahumma inniiy as aluka min fadhlika” Artinya ; “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon bagian dari karuniaMu.” (HR. Muslim)

3.     Disunnahkan sholat sunnah tahiyatul masjid (dua rakaat) bila telah masuk masjid (sebelum duduk)
Nabi saw. bersabda, “Apabila sesorang diantara kalian masuk masjid, hendaklah sholat dua rakaat sebelum duduk.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

4.     Tidak Menjadikan Masjid Sebagai Jalan
Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kamu menjadikan masjid sebagai jalan, kecuali dzikir dan sholat.” (HR. Ath-Tharbani, dinilai hasan oleh Al-Albani)

5.     Selalu berdzikir dan Memohon ampun setelah sholat ketika di Masjid
Nabi saw. bersabda, Aku wasiatkan kepadamu wahai mu’adz, jangan sekali kali engkau meninggalkan disetiap selesai sholat dengan mengucapkan:
“Ya Allah, tolonglah aku agar senantiasa mengingatMu, bersyukur kepadaMu dan Beribadah dg baik kepadaMu”. (HR. Shahih sunan abu daud 1/284)

Semoga Kita dapat memakmurkan masjid dan melakukan perbuatan yang sesuai dilakukan Rasulullah SAW di Masjid. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar