Makan dan minum adalah hal yang paling penting dalam
kehidupan. Tidak hanya manusia, binatang dan tumbuhan pun perlu untuk makan dan
minum. Akan tetapi, masing-masing memiliki cara makan dan minum tersendiri
khususnya manusia yakni makhluk yang sempurna diciptakan oleh Allah Swt. Bamyak
cara manusia untuk makan dan minum. Hal ini dipengaruhi oleh fisik, lingkungan,
budaya, dan gaya hidup. Disini saya mendukung cara makan dan minum Nabi
walaupun banyak orang yang kurang suka dengan cara Nabi makan karena dianggap
kurang higienis dan ketinggalan zaman.
Pada saat ini,
masyarakat lebih suka yang serba cepat. Baik dalam pekerjaan maupun
kenyamanan. Salah satunya saat makan dan minum. Banyak sekarang orang makan dan
minum dijalan-jalan, bahkan saat berlari. Ini merupakan gaya hidup baru bagi
masyarakat sekarang. Dimana banyaknya kaki lima yang berjualan nasi kota,
cemilan, air minum dan pop ice yang membuat masyarakat jadi mudah makan dan
minum disaat butuh. Pada saat haus, masyarakat langsung membeli dan meminumnya
saat berdiri tanpa duduk terlebih dahulu begitu juga dengan makan.
Padahal Nabi
telah berkata pada saat seseorang minum berdiri dihadapannya : “muntahkanlah”
dan sesorang itu bertanya “mengapa?” maka, Nabipun bersabda “Apakah kamu sering
minum bersama kucing” dan seseorang itu menjawab “tidak” dan Nabi menjelaskan
“sesungguhnya telah minum bersama
sesuatu yang lebih buruk daripada kucing, yaitu setan.[1]
Dalam science, makan dan minum pada waktu berdiri
menyebabkan refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi kelana (saraf kesepuluh
pada otak) yang tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi
ini terjadi apabila secara keras dan tiba-tiba, menyebabkan tidak berfungsinya
saraf (vagal inbition) yang bisa mematikan bagi jantung, sehingga meyebabkan
pingsan ataupun mati mendadak. Akibat lain jika makan dan minum sambil berdiri
dapat melukai dinding.Pada saat kita minum dengan posisi duduk, air disaring
oleh sfringer. Sfringer adalah struktur muskular (berotot) yang bisa terbuka
dan tertutup dan diteruskan menuju ginjal. Tetapi, pada kita minum dengan
posisi berdiri, air yang kita minum tidak tersaring, karena sfringer terbuka
dengan otomatis disaat berdiri dan terjadi pengendapan di ureter apabila
pengendapan semakin banyak dapt menyebabkan penyakit kristal ginjal.2
[1] Ditakhrij oleh Imam Ahmad. Lihat ad-Darimi, Hal 121
juz 2 hadits no.7990
2Efek samping makan dan minum berdiri.
http//:www.panjimas.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar